Sulangan mangan adalah lagu yang di ciptakan oleh penulis Robert Marbun untuk di nyanyikan pertama kali oleh grup musik Elexis trio. Lagu senduh kali ini di bawakan pertama kali di album Elexis yang sangat menarik banyak perhatian dari kalangan publik karena mungkin hal yang banyak terjadi atau sebagainya. Seperti biasa lagu yang diciptakan begitu indah akan selalu di nyanyikan oleh penyanyi baru dan itu tidak menjadi sebuah masalah karena perkembangan dan kerberhasilan sebuah lagu di lihat dari banyak dinyanyikan ulang.
Lagu ini menurut admin sendiri memiliki kisah yang sebenarnya tidak relate dengan banyakan orang, namun jika kita lihat dari sisi orang tua ini akan menjadi sebuah peringatan yang pedih. Lagu ini mungkin seperti uangkapan ketakutan, kekawatiran yang akan di hadapi orang tua jika di hari tuanya nanti akan seperti apa. Nah sebenarnya apa lengkap dari arti lagu yang satu ini kenapa menjadi sangat menyentuh banyak orang ? mari kita bahas lengkap full lirik, terjemahan bahasa Indonesia dan juga makna lagunya.
Lirik Sulangan Mangan
Nungnga lam rambon simalolong hu
Nungnga lam jonok ari ari hu
Dihatuaon hon dao hamu sude
Punjung sasada au di huta on
O hamu sude ianakkon hu
Ise do hamu naolo loja
Lao parosehon au pature ture au
Andorang so marujung ngolu hon
Sulangan mangan nama au
Jala ikkon sulangan minum
Siparidion nama au
Jala ikkon togu togu on
Atik boha marujung ngol hon
Tung ise ma manutup mata hon
O hamu sude ianakkon hu
Ise do hamu naolo loja
Lao parosehon au pature ture au
Andorang so marujung ngolu hon
Sulangan mangan nama au
Jala ikkon sulangan minum
Siparidion nama au
Jala ikkon togu togu on
Atik boha marujung ngol hon
Tung ise ma manutup mata hon
Atik boha marujung ngol hon
Tung ise ma manutup mata hon
Terjemahan Lirik Sulangan Mangan
Sudah semakin rabun pengelihatanku
Sudah semakin dekat hariku (Kematian)
Di hari tuaku ini kalian semua jauh
Tinggal sendiri aku di desa ini
Wahai kalian semua anak anakku
Siapa diantara kalian yang ingin capek
Untuk mengurus aku, dan mengatur aku
Sebelum aku meninggal
Aku harus di suapin makan
Dan juga harus di suapin minum
Aku sudah harus di mandikan
Dan juga harus di papah
Siapa tahu aku meninggal
Siapa lagi yang menutup mataku
Wahai kalian semua anak anakku
Siapa diantara kalian yang ingin capek
Untuk mengurus aku, dan mengatur aku
Sebelum aku meninggal
Aku harus di suapin makan
Dan juga harus di suapin minum
Aku sudah harus di mandikan
Dan juga harus di papah
Siapa tahu aku meninggal
Siapa lagi yang menutup mataku
Siapa tahu aku meninggal
Siapa lagi yang menutup mataku
Makna Lagu Sulangan Mangan
Sulangan mangan adalah salah satu lagu yang saya tidak ingin orang tua saya nyanyikan secara pribadi kepada saya sebagai pengalaman pribadi. Karena lagu ini menceritakan seberapa sakitnya dan orang tua merasa di tinggalkan oleh anaknya karena di masa tua yang tidak berdaya tidak ada anaknya didekatnya. Lagu ini diambil dari sisi atau dari pandang orang tua yang merasakan tidak dicintai dan bahkan mengemis untuk siapapun diantara anaknya yang mau menemani dia, mengurus dia di sisa hidupnya.
Lagu ini memang di tulis mungkin ada bebarapa kisah dari masyarakat batak pada umumnya, ketika dia sudah menemukan hidup barunya dia meninggalkan dari mana dia berasal. Bagaimana kisah sebuah yang sangat pahit menurut saya personal karena hal yang paling sakit ketika orang sangat mencintai kita harus di tinggalkan sendiri. Jadi buat siapapun yang mendengar lagu ini, cintai orang tua kalian, temani mereka, karena kita tidak akan memiliki kesempatan kedua ketika dia sudah pergi.