Supir Panjang – Ambisi Trio, Lirik lagu, terjemahan dan Makna Lagu Batak Lawas

Supir panjang ini memiliki cerita sendiri dalam lagunya, Iran Ambarita dan Trio ambisi adalah seperti kombinasi sempurna atas karya yang satu ini. Supir panjang ini pasti banyak membekas baik para anak mantan supir panjang dulu, istri dari supir atau bahkan supir dan mantan supir panjang. Karena memang banyak pada jaman lagu ini keluar, laki laki batak menjadi supir antar kota atau supir antar pulau.

Lagu ini juga merajai penjualan copi CD dari album ini di Album AMBISI 2000, ya tahun 2000 walau sudah selama ini lagu ini masih memiliki pasarnya. Namun ketika kamu mendengar lagu ini dan sangat penasaran apa sih sebenarnya maksud dari lagu itu. Kita akan bahas dan kulik lengkap lirik supir panjang dengan pembahasan terjemahan dan juga makna lagu ini.

Lirik Supir Panjang

Tibu pe au mulak boru hasian sian pardalananki
burju-burju ma ho mandongani inangmi
mancai ganjang dope si dalanakku di boto ho do boru
di boto ho do boru supir ni motor do au amongmon

borhat majolo au boru hasian boru buha bajukku
sai unang lupa ho lao manangiangkon au
asa tiur sude nasa lakkaku mancai godang do boru
mancai godang do boru akka namasa dipardaladani

Tarhira pituari do au boru
mulak sian pardalanankki
borhat ma au sian medan
torus tu sidempuan
sahat tu penabungan
maradi ma au isi

dung sahat au muse boru hasian tu kota palembang i
disi ma au saborngin paulakhon hosa loja
lao mangalap gogo tu manogot nai

borhat ma au muse boru hasian dompak tanjung karang i
dung sahat au disi lao patuathon barang
hatop pe au mulak boru hasian

Posma roham di au boru hasian boru buha bajukku
unang porsea ho nadidokni jolmai
sai huingot do sai huingot…
burju ni inang mon, burju ni inang mon
nasai sabar paimahaon au

Jot-jot do ro si bolis boru hasian lao mangganggu rohakki
di pardalanan nang di paradian i
sai hu padao doi sai hupasiding amang togu tondikkon

amang togu tondikkon ai dang huboto mangkatahon i
tongtong do sai hu ingot ho borukku
nang dohot dainang mon
asura adong heppengta lao martiga-tiga
dang oloankku supir boru hasiankku

ai nunga huhilala boru hasian namamboan motor i
di rekrek ma tanggurung di bola dohot gotting
sipata maniluti sude pamatangkki
borhat ma jolo au boru hasian tinggal ma hamu dison
urupi inang mi, dongani inang mi
hatop pe au mulak boru hasiakku

Terjemahan Lirik Supir Panjang

Segera pun aku pulang putriku dari perjalananku
Baiklah kau menemani ibumu
Masih panjang sekali perjalanan kau tahu putri
Kau tahu putri Supir mobil (Truck) aku bapakmu

Berangkatlah aku dahulu putriku, putri kesayanganku
Jangan lupa kau untuk mendoakan aku
Agar terang semua setiap langka ku banyak sekali putriku
Banyak sekali putriku sesuatu yang terjadi di perjalanan

Sekitar tujuh hari aku putriku
Pulang dari perjalananku
Berangkatlah aku dari Medan
Lanjut ke Sidimpuan
Sampai ke Penabungan
Istirahatlah aku disitu

Dan ketika sampai lagi aku putri ku sayang ke kota Palembang itu
Disitu lah aku semalam, mengembalikan nafas lelas
Untuk memulikan tenaga untuk hari esoknya
Berangkatlah lagi aku putriku sayang dekat Tanjung karang itu
Ketika sampai aku disitu, untuk menurunkan barang
Secepatnya aku pulang putri sayangku

Tenanglah hati kepadaku putriku sayang, putri tercintaku
Jangan percaya dengan apa yang orang bilang
Aku selalu ingat, aku selalu ingat
Kebaikan ibumu, kebaikan ibumu
Yang selalu sabar menunggu aku

Seing sekali setan putriku untuk mengganggu hatiku
diperjalanan maupun di tempat peristirahatanku
Kujauhkan itu, kusingkirkan itu, Tuhan kuatkan hatiku
Tuhan kuatkan hatiku, karena aku tidak lagi untuk mengatakannya

Tetapi selalu ku ingat kau putriku
dan juga ibumu ini
Seandainya ada uang kita untuk berdagang
Tidak mau aku jadi supir putri sayangku

Sudah kurasakan putriku sayang yang mengendarai mobil (truck) itu
Punggung ku terasa sangat sakit, dan pinggang pun begitu
Terkadang mataku pun ikut sakit
Berangkatlah aku dahulu putriku sayang, tinggal lah kalian disini
bantu ibumu, temani ibumu
Secepatnya aku pulang putriku sayang

Makna Lirik Supir Panjang

supir panjang ini khususnya sangat personal kepada mimin, karena bapak dari mimin juga adalah seorang supir panjang pada masa lalu. Jadi lagu ini menceritakan tentang cinta antara seorang ayah dan seorang putrinya yang sangat dia cintai, tentang cintanya kepada kesetiaan dengan istrianya dan tentang kerinduanya tentang rumah. Walau banyak kata orang yang memang sering terjadi di perjalanan maupun tempat peristirahatan hal hal yang tidak baik tapi sang ayah selalu meyakinkan dan minta tuhan menguatkan hatinya untuk tetap dijalan yang lurus.

Supir panjang ini pun bukans sesuatu yang diinginkan oleh ayahnya jika dia memiliki kesempatan lain untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Karena bukan hanya cobaan dari hal hal bersifat emosional namun juga fisik juga sangat di pertaruhkan, dari punggung yang sakit sepanjang hari, pinggang dan juga kadang mata yang sakit. Lagu ini juga memberikan suatu pesan tentang besarnya arti cinta, sehingga apapun yang di lalui, tetap tujuannya adalah rumah untuk kembali.

Leave a Comment