Marsada Band – Di Parsobanan, Lirik Lagu Batak Mengenang Masa Lalu lengkap terjemahan dan Makna

Di parsobanan adalah salah satu lagu dari grub musik yang cukup terkenal pada masanya di daerah sumatera pada saaat ini Marsada band. Lagu ciptaan Daulat hutagaol ini sudah lebih dari 20 tahun eksistensinya namun sampai saat ini masih memiliki pendengar yang setia untuk lagu yang satu ini. Lagu yang membawa kita ke masa lalu yang dimana kita bisa merasakan sesuatu yang indah dan banyak hal yang tidak terlupakan apa yang terjadi saat itu waktu di parsobanan (tempat mengambil kayu liar).

Lagu ini di ciptakan pada tahun 2006 namun karena kualitas musik dan lirik, lagu ini masih memiliki pendengar yang loyal hingga saat ini masih banyak di dengar. Namun sebenarnya apa maksud dari lagu ini, apa makna yang terkandung di dalamnya sehingga lagu ini memiliki tempat khusus di hati pendengarnya. Kali ini kita akan membahas secara terang terang tentang apa full lirik Di parsobanan ini lengkap dengan terjemahan dan juga makna yang terkandung dalam lagunnya.

Lirik Di Parsobanan

Ai didingot ho dope ito
Rap dakdanak uju i
Rap marmeam-meam di hauma
Manang di balian i

Ho marlojong-lojong dibatangi
Das huadu sian pudi
Laos tinggang do ho ditiki i
Sanggam do bohimi

Ai didingot ho dope i ito
Na diparsobanan in
Ima na so tarlupahon au
Tikki ro ma rimbus i

Laos hubukka ma da bajuki
Asa adong saong-saong mu
Tung massai gomos do ho hu haol
Asa tung las ma dagingmi

Hape dung sonari nunga leleng dang
Pajumpang dohot ho hasian
Nunga adong sapulu taon
Atik naung muli do ho

Molo tung pe namuli pe taho
Dala pola salah i hasian
Asal ma huida bohimi nungnga tung sonang rohakki
Anggo rokkap do ito
Tuhan ta do umboto i

Ai didingot ho dope i ito
Na diparsobanan in
Ima na so tarlupahon au
Tikki ro ma rimbus i

Laos hubukka ma da bajuki
Asa adong saong-saong mu
Tung massai gomos do ho hu haol
Asa tung las ma dagingmi

Hape dung sonari nunga leleng dang
Pajumpang dohot ho hasian
Nunga adong sapulu taon
Atik naung muli do ho

Molo tung pe namuli pe taho
Dala pola salah i hasian
Asal ma huida bohimi nungnga tung sonang rohakki
Anggo rokkap do ito
Tuhan ta do umboto i

Anggo rokkap do ito
Tuhan ta do umboto i

Terjemahan Di Parsobanan

Apakah kamu masih ingat
Dengan anak anak waktu dulu
Bersama bermain di sawah
Atau bahkan di ladang

Kau berjalan di pematang
Dan aku ikuti kau dari belakang
Kau pun terjatuh
Dan wajahmu penuh lumpur

Apakah kau masih ingat
Ditempat kita mencari kayu bakar
Itulah sesuatu yang tidak bisa ku lupakan
Ketika datang gerimis

Aku langsung membukan baju
Agar ada tempatmu berteduh
Kau sangat erat ku peluk
Agar badanmu hangat

Tapi sekarang sudah lama
Tidak bertemu denganmu kasih
Sudah ada 10 tahun
Apa mungkin kamu sudah menikah

Kalau pun sudah menikah itu
Tidak menjadi masalah juga
Asalkan ku lihat wajahmu hatiku sudah senang
Kalau masalah jodoh
Tuhan saja yang mengetahui itu

Apakah kau masih ingat
Ditempat kita mencari kayu bakar
Itulah sesuatu yang tidak bisa ku lupakan
Ketika datang gerimis

Aku langsung membukan baju
Agar ada tempatmu berteduh
Kau sangat erat ku peluk
Agar badanmu hangat

Tapi sekarang sudah lama
Tidak bertemu denganmu kasih
Sudah ada 10 tahun
Apa mungkin kamu sudah menikah

Kalau pun sudah menikah itu
Tidak menjadi masalah juga
Asalkan ku lihat wajahmu hatiku sudah senang
Kalau masalah jodoh
Tuhan saja yang mengetahui itu

Kalau masalah jodoh
Tuhan saja yang mengetahui itu

Makna Di Parsobanan

Di parsobanan ini menceritakan tentang sesorang yang yang berusaha mengingatkan teman masa kecilnya tentang masa masa indah waktu kecil. Tentang kenangan yang tidak bisa dilupakan tentang hujan, kayu bakar dan banyak hal yang terjadi saat mereka saat 10 tahun lalu terjadi pada mereka. Namun ada yang perlu di garis di bawahin disini, tampaknya lagu ini tidak sepenuhnya menceritakan kerinduan terhadap masa kecil namun ada kisah lain yang membuat kisah pertemanan ini menjadi sebuah harapan dan cinta.

Kenangan yang di ingat tidak sepenuhnya mengingatkan tentang persahabat, namun ada titik balik saat mereka berteduh dari hujan dan memeluk erat menjadi sebuah tanda cinta. Namun sebenarnya penulis tidak benar benar tahu dimana sang sahabat kecil dan cinta lamanya berada karena sudah tidak bertemu 10 tahun lamanya. Namun dia pun tidak ambisi dan obsesi, dia juga tidak masalah jika memang kalau sahabatnya sudah menikah, cukup melihat wajahnya sudah cukup membuat bahagia, masalah jodoh Tuhan yang tahu.

Leave a Comment