Mardua Dalan – Jen Manurung Lagu Batak Sedih Terbaru dengan Terjemahan dan Arti

Mardua dalan adalah salah satu lagu yang sangat populer di kalangan Gen Z khususnya anak muda yang berasal dari tanah batak Sumatera Utara. Lagu yang di citakan oleh Jen Manurung ini viral tidak hanya versi dirinya sendiri namun setelah di nyanikan ulang Lidya Sigalingging lagu ini juga mendapatkan dapat audiens pendengar baru. Lagu ini memang sudah dirilis sudah 6 atau 7 tahun yang lalu, namun lagu ini masih berkumandang dan masih menjadi lagu favorit untuk gen z yang lagi patah hati.

Mardua dalan ini bukan lagu pertama yang mengantarkan dan membesarkan nama Jen Manurung sebagai penulis dan penyanyi original dari lagu ini. Lewat lagu sian mula na pe Jen ini menunjukan tajinya dalam dunia tarik suara dan lagu Mardua dalan ini menjadi titik poin untuk di kenal dbanyak sekali orang. Nah kali ini kita akan bahas tuntas tentang sebenarnya apa makna dari lagu yang satu ini dengan kita bahas full liriknya lengkap dengan terjemahan bahasa indonesia dan juga arti lagunya.

Lirik Mardua dalan

Manganju nimmu, nungnga hubahen
Mangelek nimmu, nga huulahon
Pangidoanmu sitau hulehon do
Asal ma boi sonang rohami
Saleleng dohot au

Setia nimmu, nungnga hubahen
Unang mardua, nga huulahon
Sudena i ito, gabe balik do
Laos gabe ho do na lao mardua dalan
Dohot si boru i

Saonari on ito tuntun ma lomom
Dang sipangorai au manang sipanjujui
Nungnga tung hansit huhilala hasian
Manghaholongi ho

Alai ingot ma ito, mardalan do sapata
Molo na denggan do i, denggan do jaloonmu
Molo na hansit songon pambahenanmon tu au
Hansit do jaloonmu

Setia nimmu, nungnga hubahen
Unang mardua, nga huulahon
Sudena i ito, gabe balik do
Laos gabe ho do na lao mardua dalan
Dohot si boru i

Saonari on ito, tuntun ma lomom
Dang sipangorai au manang sipanjujui
Nungnga tung hansit huhilala hasian
Manghaholongi ho, hoooo…

Alai ingot ma ito (alai ingot ma ito) mardalan do sapata
Molo na denggan do i denggan do jaloonmu
Molo na hansit songon pambahenanmon tu au
Hansit do jaloonmu

Horas ma di ho ito dohot si boru halletmi
Horas ma di au ito na tininggalhonmon
Horas ma di ho ito dohot si boru halletmi
Horas ma di au ito na tininggalhonmon

Terjemahan Lirik Mardua dalan

Berbesar hati kau katakan sudah ku beri
Membujuk kau katakn sudah ku lakukan
Permintaan mu selalu ku berikan
Agar hatimu senang
Selama kau bersamaku

Setia kau katakan Sudah ku beri
jangan mendua sudah ku lakukan
Semua itu seakan menjadi terbalik
Kamu lah yang pergi dan memilih dua jalan
Bersama laki laki itu

Sekarang ini ikutilah kemauanmu
Aku tidak akan melarang dan akan tidak mengarahkan
Sudah begitu sakit kurasakan kekasih
Hanya untuk mencintamu

Tapi ingatlah kasih, kata pepatah itu nyata
Kalau hal yang baik kau lakukan, hal yang baik juga yang kau dapatkan
Namun kalau yang sakit kau lakukan kepadaku
Sakit juga lah nanti yang kau dapatkan

Setia kau katakan Sudah ku beri
jangan mendua sudah ku lakukan
Semua itu seakan menjadi terbalik
Kamu lah yang pergi dan memilih dua jalan
Bersama laki laki itu

Sekarang ini ikutilah kemauanmu
Aku tidak akan melarang dan akan tidak mengarahkan
Sudah begitu sakit kurasakan kekasih
Hanya untuk mencintamu

Tapi ingatlah kasih, kata pepatah itu nyata
Kalau hal yang baik kau lakukan, hal yang baik juga yang kau dapatkan
Namun kalau yang sakit kau lakukan kepadaku
Sakit juga lah nanti yang kau dapatkan

Selamatlah untuk mu kasih dengan lelaki pacar barumu
Selamatlah untukku, orang yang kau tinggalkan ini
Selamatlah untuk mu kasih dengan lelaki pacar barumu
Selamatlah untukku, orang yang kau tinggalkan ini

Arti Lirik Mardua dalan

Mardua dalan ini meski sebuah lagu yang berasal dari sumatera utara atau lebih spesifik lagu batak, tapi nampaknya makna yang terkandung didalamnya cukup relate. Lagu ini bercerita tentang kisah yang selalu mengikuti kata pasangan untuk menyenangkan, meminta untuk setia, meminta untuk tidak mendua dan semua di lakukan pasangannya. Namun nyatanya orang yang meminta untuk tidak melakukan hal yang tidak baik itu, dialah orang yang melakukan hal yang buruk itu dan pergi mendua bersama orang lain.

Lagu ini menceritakan tentang kesedihan nya namun dengan cara pandang menjelaskan bahwa bahkan pasangan yang seakan akan takut kehilanganmu tidak berarti seperti itu dalam dunia nyata. Nampaknya mungkin mereka lebih takut jika apa yang dia lakukan (mendua dan jalan bersama orang lain) pasangannya lakukan juga. Namun di ujung lagu si penulis tidak secara langsung dengan sumpah serapah namun ada kalimat yang di kutip jika karma pasti berlaku dan semoga dia bahagia dengan pasangannya sekarang.



Leave a Comment